Kejelasan dan kemudahan navigasi dalam sebuah multimedia pembelajaran sangat penting. Hal ini memiliki daya tarik bagi user untuk mengoperasikan software multimedia pembelajaran agar efektif dalam penggunaannya. Untuk itu peran tombol sangat menentukan dalam memberikan kejelasan arah navigasi sebuah multimedia pembelajaran.
Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman bagaimana membuat sebuah tombol. Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah konsep tombol pada Flash. Ketika kita membuat sebuah symbol dengan tipe Button (tombol), ada 4 tampilan yang akan muncul yaitu UP, OVER, DOWN dan HIT.
- UP, yaitu tampilan sebuah tombol utuh/ normal. Pada saat Test Movie (tekan CTRL+ENTER), maka akan muncul tampilan tombol secara utuh. Pada gambar 1 menujukkan bahwa ketika cursor TIDAK berada di atas tombol, maka warnanya utuh yaitu berwarna merah.

Gambar 1 Tampilan tombol UP
- OVER, yaitu tampilan sebuah tombol ketika cursor/ panah mouse berada di atas tombol (yaitu lebih tepatnya di atas wilayah HIT). Pada gambar 1 menunjukkan tampilan warna tombol berubah menjadi warna hijau ketika cursor bergerak dan diam di atas tombol.

Gambar 2. Tampilan tombol OVER
- DOWN, yaitu tampilan sebuah tombol ketika tombol ditekan (lebih tepatnya cursor di atas wilayah HIT dan klik kiri pada mouse ditekan). Pada Gambar 3 menunjukkan warna tampilan tombol berubah menjadi Ungu ketika tombol di klik kiri dan tahan.

Gambar 3. Tampilan tombol DOWN
- HIT, yaitu wilayah/ area tombol berfungsi. Pada Gambar 4 ditunjukkan tampilan saat HIT berwarna hitam, maka warna tersebut tidak akan tampil ketika dilakukan Test Movie (tekan CTRL+ENTER). Jika gambar hitam (wilayah HIT) diubah posisinya, maka wilayah tombol juga akan bergeser pindah.

Gambar 2. Tampilan tombol HIT
Lihat fullscreen
Komentar